Informasi kota Sydney

Populasi
Sydney adalah kota terpadat di Australia. Jumlah penduduk New South Wales pada akhir September 2007 berjumlah 6.908.900 orang. Sydney merupakan salah satu kota di dunia dengan penduduk yang paling beraneka ragam. 31.7 persen penduduk Sydney lahir di luar Australia. Negara asal imigran Sydney terbanyak: Inggris, RRC, Selandia Baru, Vietnam, Lebanon, dan India. Indonesia menempati urutan ke 15 negara asal penduduk Sydney terbanyak dengan jumlah 20.560 penduduk.

Transportasi
Kebanyakan penduduk Sydney bepergian menggunakan mobil, meskipun ada berbagai macam transportasi umum berupa kereta (train), bus, dan ferry. Ada juga monorail dan tram yang lebih banyak digunakan oleh turis karena tarifnya yang cukup mahal. Tersedia juga train dari airport ke pusat kota. Tarif transportasi umum di Sydney tergantung kota tujuan dan kota keberangkatan. Untuk mengetahui tarif untuk perjalanan anda dan jadwal keberangkatan, anda bisa kunjungi www.131500.com.au

Cuaca
Pada umumnya Sydney tidak sepanas Melbourne pada musim panas, dan tidak sedingin Melbourne pada musim dingin. Suhu udara pada musim panas sekitar 20°C-32°C, dan 7°C-10°C pada musim dingin.

Perihal admin
Karena khawatir akan keamanan saya, orang tua saya mengirim saya ke Australia pada tahun 1998 untuk melanjutkan study. Dari Year 9 sampai Master, semuanya saya lakukan di kota Melbourne. I love Melbourne. But I love Jakarta too. Seandainya kelebihan Melbourne dan Jakarta bisa digabungkan menjadi satu kota, it'll be such a perfect place to live. Sejak high school saya sudah mempunyai interest dengan "international student". Ya, karena saya sendiri juga memang masih termasuk international student pada waktu itu. Begitu lulus s1, saya bekerja di education agent di Melbourne. And I love it. Karena gaji yang di bawah standar, akhirnya saya memutuskan untuk resign, dan akhirnya pulang ke Indonesia. Di Indonesia saya iseng-iseng melamar pekerjaan. Ternyata melamar pekerjaan di Indonesia jauh lebih mudah daripada di Australia. Saya rasa most likely karena saya overseas graduate. Saya mendapat pekerjaan sebagai tax consultant, kemudian ganti menjadi financial consultant di salah satu bank multinational di Indonesia. Kemudian saya kembali lagi ke Australia karena requirement utama agar Permanent Residency saya diperpanjang adalah stay di Australia minimum 2 tahun setelah dapat PR. Di Australia saya ambil MBA. Berkat pelajaran Entrepreneurship, saya menjadi mempunyai keinginan besar untuk mempunyai bisnis sendiri. Sewaktu MBA saya juga bekerja freelance sebagai student referrer di salah satu agen pendidikan. Dan pada waktu itu saya refer sepupunya teman saya. Teman saya complain ke saya karena sepupunya merasa bahwa agen pendidikan tersebut seperti memaksa untuk masuk ke universitas rekomendasi agen tersebut. Dari situlah saya memutuskan untuk membuka agen pendidikan saya sendiri, yang jujur dan berusaha untuk mencarikan course dan institusi pendidikan sesuai dengan kebutuhan calon student. Agen pendidikan itu saya namakan Optima Educational Services

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: