Informasi kota Brisbane

Populasi
Brisbane menduduki peringkat ketiga kota di Australia yang terpadat penduduknya dengan angka populasi yang mencapai 4.201.100 jiwa pada tahun 2007.

Transportasi
Transportasi umum di Brisbane berupa kapal, bis, dan kereta. Kapal CityCat biru berjalan setiap 20 sampai 30 menit, mulai pukul 5.30 pagi sampai 22.30 malam dengan rute dari University of Queensland di barat daya sampai ke Bretts Wharf di timur laut. Selain itu ada juga feri-feri Inner City. Selain kapal, ada juga bis The Loop, yang merupakan sebuah layanan bis gratis yang mengelilingi area kota berjalan setiap 10 menit di hari kerja mulai pukul 07.00 sampai pukul 18.00. Di Queensland ada 3 pelabuhan udara internasional yaitu Brisbane Airport, Gold Coast Airport, Cairns International Airport. Sedangkan untuk pelabuhan udara domestic ada di Maroochydore dan Rockhampton. Informasi mengenai rute, jadwal perjalanan bis, kereta dan feri bisa dilihat di http://www.transinfo.qld.gov.au

Cuaca
Brisbane mempunyai iklim subtropis dengan musim panas yang panas dan lembap, dan musim dingin yang sejuk dan kering. Suhu udara rata-rata berkisar antara 10°C sampai dengan 28°C.

Perihal admin
Karena khawatir akan keamanan saya, orang tua saya mengirim saya ke Australia pada tahun 1998 untuk melanjutkan study. Dari Year 9 sampai Master, semuanya saya lakukan di kota Melbourne. I love Melbourne. But I love Jakarta too. Seandainya kelebihan Melbourne dan Jakarta bisa digabungkan menjadi satu kota, it'll be such a perfect place to live. Sejak high school saya sudah mempunyai interest dengan "international student". Ya, karena saya sendiri juga memang masih termasuk international student pada waktu itu. Begitu lulus s1, saya bekerja di education agent di Melbourne. And I love it. Karena gaji yang di bawah standar, akhirnya saya memutuskan untuk resign, dan akhirnya pulang ke Indonesia. Di Indonesia saya iseng-iseng melamar pekerjaan. Ternyata melamar pekerjaan di Indonesia jauh lebih mudah daripada di Australia. Saya rasa most likely karena saya overseas graduate. Saya mendapat pekerjaan sebagai tax consultant, kemudian ganti menjadi financial consultant di salah satu bank multinational di Indonesia. Kemudian saya kembali lagi ke Australia karena requirement utama agar Permanent Residency saya diperpanjang adalah stay di Australia minimum 2 tahun setelah dapat PR. Di Australia saya ambil MBA. Berkat pelajaran Entrepreneurship, saya menjadi mempunyai keinginan besar untuk mempunyai bisnis sendiri. Sewaktu MBA saya juga bekerja freelance sebagai student referrer di salah satu agen pendidikan. Dan pada waktu itu saya refer sepupunya teman saya. Teman saya complain ke saya karena sepupunya merasa bahwa agen pendidikan tersebut seperti memaksa untuk masuk ke universitas rekomendasi agen tersebut. Dari situlah saya memutuskan untuk membuka agen pendidikan saya sendiri, yang jujur dan berusaha untuk mencarikan course dan institusi pendidikan sesuai dengan kebutuhan calon student. Agen pendidikan itu saya namakan Optima Educational Services

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: